Meet Wirda Mansur dan Kata Depan

Tokoh publik dapat diartikan sebagai sosok atau tokoh yang dikenal secara luas oleh masyarakat umum. Di Indonesia sebutan tokoh publik lebih cenderung ditunjukkan kepada pejabat, pemuka adat, kepala suku, atau orang-orang dari instansi pemerintahan. Sedangkan kata Public Figure cenderung digunakan oleh kita sebagai sebutan kepada artis, penyanyi, pesinetron, dan mereka yang lainnya yang sering muncul di layar kaca. Padahal kata public figure bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti tokoh masyarakat disebut juga tokoh publik. Jadi, public figure itu juga merupakan tokoh publik ataupun tokoh masyarakat. Maka, menurut saya tokoh publik ataupun public figure yaitu mereka yang dikenal oleh masyarakat umum yang memiliki perilaku positif yang dapat dijadikan panutan atau idola. Mungkin teman-teman ada yang berbeda pendapat mengenai pengertian tersebut, dan dapat mendefinisikan secara lebih jelas dan rinci, dapat meninggalkan jejak di kolom komentar :)

Disini saya akan membahas mengenai salah satu tokoh publik yang saya kagumi, seperti yang tertera pada judul kali ini yaitu Wirda Mansur. Yang merupakan putri pertama dari Ust. Yusuf Mansur. Kalau teman-teman, adakah tokoh publik yang kalian kagumi, lalu siapa tokoh publik tersebut, dan mengapa kalian kagum dengan tokoh publik tersebut? Silahkan tinggalkan jejak di kolom komentar yaa :)

Wirda Salamah 'Ulya atau lebih dikenal sebagai Wirda Mansur merupakan putri pertama dari Ust. Yusuf Mansur. Remaja berusia 17 Tahun, kelahiran 29 November 1999 ini aktif di social media seperti instagram (@wirda_mansur), Ask.fm (@wrdmnsr), juga YouTube. Dengan usianya yang terbilang remaja, Wirda Mansur telah meraih banyak prestasi. Ia juga merupakan seorang Hafizah ( Penghafal Al-Qur'an ). Wajar saja, bila Wirda Mansur dinobatkan sebagai inspirasi anak muda yang sedang hits saat ini. Insyaallah kedepannya juga semakin sukses yaa Wir, Aamiin.. Dan saya merupakan salah satu dari mereka yang kagum akan sosok Wirda Mansur. Okay, sebelumnya saya akan mengutarakan mengapa saya kagum dengan sosok Wirda Mansur.

Entah awal mulanya bagaimana dan dari mana saya dapat mengetahui Wirda Mansur. Yang jelas, sudah beberapa tahun ini saya tahu siapa itu Wirda Mansur dari mulut ke mulut, entah itu dari kakak perempuan saya ataupun dari teman-teman saya. Namun yang membuat saya kagum akan sosok Wirda Mansur, yaitu setelah saya menonton sebuah video pada channel YouTubenya. Jadi, waktu itu (entah kapan yak.. lupa saya, hehe..) saya random lihat-lihat video di YouTube mengenai motivasi gitu. Daaan muncullah video Wirda Mansur yang berisikan kegalauannya mengenai pergaulan ataupun akhlaq remaja Indonesia saat ini, dan dalam videonya itu Wirda ingin mengajak remaja Indonesia khususnya untuk menjadi remaja yang tidak mudah untuk emosi dan lebih produktif (Kurang lebih seperti itu pesan moralnya).

Setelah menonton video tersebut, saya langsung melihat-lihat video Wirda Mansur lainnya di channel YouTubenya. Ternyata setiap videonya memang berisi dan menyediakan konten-konten yang berbau edukasi. Sayapun langsung kagum dibuatnya, dan dari sana saya langsung subscribe channel YouTubenya, dan memfollow instagramnya. Sejauh ini, yang membuat saya kagum dengan sosok Wirda Mansur karena dengan usianya yang terbilang remaja, ia sudah memiliki pola fikir yang sangat amat dewasa dan sangat membangun. Ia aktif di social media karena keinginannya untuk dapat berdakwah dengan remaja Indonesia lainnya, karena menurutnya remaja Indonesia saat ini lebih tertarik dengan social media. Ditambah lagi Wirda Mansur merupakan seorang Hafizah dari pas masuk SMP. Dan pastinya prestasi-prestasi lainnya dari Wirda Mansur yang membuat saya semakin kagum terhadapnya.

Hingga pada suatu waktu, saya melihat Wirda Mansur memposting di instagram tentang acara launching buku ke-2 nya yang berjudul Be Calm Be Strong Be Grateful, yaitu acara "Meet Wirda Mansur dan Kata Depan" yang bekerja sama dengan penerbit kata depan dan huta media. Kabar gembiranya, acara tersebut free alias gratis. Kapan lagi yekan ketemu sama tokoh publik seperti Wirda Mansur, yang mana tidak dipungut biaya sepeserpun. Tanpa pikir panjang kali lebar, saya dan kakak perempuan saya langsung daftar untuk mengikuti acara tersebut dengan mengisi form google yang telah disediakan di bio instagram Wirda Mansur. Dan alhamdulillah masih bisa daftar, karena kabarnya pendaftaran akan ditutup bila quota sudah mencapai seribu pendaftar (Widih banyak banget yak).

Wirda Mansur
Foto : ig @penerbitkatadepan

Akhirnya, pada hari Minggu 16 Juli 2017 kemarin saya dan kakak perempuan saya menghadiri "Meet Wirda Mansur dan Kata Depan". Yang berlokasi di Auditorium Gedung IX Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia, Depok. Seperti pada gambar di atas, bahwa acara dimulai dari pukul 09.00-12.00 WIB. Namun karena adanya berbagai kendala, seperti air keran di rumah mati yang otomatis mesti numpang mandi dulu di rumah saudara, lalu menunggu kedatangan kereta, dan mencari-cari gedung auditorium. Sehingga kami sampai di lokasi sekitar jam sepuluh lewat (ngaret lama banget yak kita). Maklumin ga? Iya dong maklumin, perjalanan Kutabumi Tangerang - Depok, cuy.. #PembelaanDiri :D

Foto : Doc. Pribadi

Be Calm Be Strong Be Grateful
Foto : Doc. Pribadi

Nah pas sampai lokasi, karena kami datang sangat amat telat dan ruangan auditorium sudah penuh. Akhirnya kami dipersilahkan untuk menonton Wirda Mansur di luar ruangan auditorium dengan In focus (Kalau tidak salah namanya In focus, kalau salah mohon dibenarkan di kolom komentar ya) yang telah disediakan. Saat itu, sedang berlangsung sesi tanya jawab dengan beberapa dari mereka yang hadir. Yaitu mengenai apasih impian mereka untuk lima tahun yang akan datang. Dan Wirda nya langsung yang menanyakan perihal tersebut kepada mereka. Seru bangetlah pokoknya walaupun kita menonton di luar ruangan auditorium.

Berikutnya adalah sesi foto bareng Wirda Mansur perkelompok yang telah ditentukan oleh panitia. Dan dengan sangat baiknya, para panitia memberitahukan bahwa semua yang hadir dalam acara, akan diberi kesempatan untuk dapat foto bareng dengan Wirda Mansur. Itu berarti saya dan kakak saya, juga mendapatkan kesempatan untuk foto bareng Wirda Mansur.. Alhamdulillah.. Seenggaknya, walaupun tidak berkesempatan salaman dengan Wirda Mansur, tetapi ada kenang-kenangan foto barengnya walaupun ramean :D Oh iya prosedurnya waktu itu, kalau kita ingin memiliki hasil cetak dari foto tersebut, kita terlebih dahulu mesti membeli kupon dengan harga sepuluh ribu rupiah, yang mana kupon tersebut nantinya yang akan ditukarkan dengan foto kita bersama Wirda Mansur.

Wirda Mansur
Foto : ig @rodhimardhiyah

Meet Wirda Mansur dan Kata Depan
Foto : FP KataDepan

Meet Wirda Mansur dan Kata Depan
Foto : FP KataDepan

Dan sesi foto bareng Wirda Mansur merupakan sesi akhir dalam acara tersebut. Setelah itu ngapain? Yaaa.. Bebas, dan setelah itu saya memutuskan untuk membeli buku Be Calm Be Strong Be Grateful yang telah disediakan oleh panitia (Jika ada yang ingin membeli buku tersebut on the spot), karena sebelumnya sudah tersedia registrasi online untuk pembelian buku Be Calm Be Strong Be Grateful. Buku tersebut seharga delapan puluh delapan ribu rupiah, dengan bonus foto Wirda Mansur, stiker quote Wirda Mansur, dan gantungan kunci yang bertuliskan Be Strong.

Be Calm Be Strong Be Grateful
Foto : ig @rodhimardhiyah

Be Calm Be Strong Be Grateful
Foto : ig @rodhimardhiyah
Be Calm Be Strong Be Grateful
Foto : ig @rodhimardhiyah

Setelah acara tersebut selesai, saya bersama kakak saya memutuskan untuk jalan-jalan mengelilingi Universitas Indonesia. Selagi masih di tempat yekan?! :D Dulu sih ga punya keinginan buat bisa kuliah di Universitas Indonesia, keinginannya malah bisa kuliah di STAN. Tapi alhamdulillah banget bisa menginjakkan kaki di Universitas Indonesia, yang katanya kampus sewaktu Bang Raditya Dhika berkuliah dulu. Lah malah jadi nyambung ke Bang Radit, maafkan yaaa :D

Universitas Indonesia
ada view bagus langsung cekrek :D

Sampai sini saja ya ceritanya, sebenarnya ada cerita lucu pada waktu perjalanan pulang. Insyaallah nanti akan saya ceritakan di tulisan yang akan datang. Doakan semoga dapat menceritakan kembali yaa, terimakasih :)

Salam Ukhuwah :)  

Related Posts

Meet Wirda Mansur dan Kata Depan
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.